Jumat, 07 Oktober 2011

Tentang

tentang hari ini
tentang kamu
tentang mimpi yang jauh

tentang siklus hati
yang turun naik
drastis

Sabtu, 17 September 2011

Mau ya?

Hai...
Apa kabar lelaki?


Aku menulis postingan ini ketika menunggu kapal kayu antar pulau yang sedang membongkar muatannya, kemudian memuat kembali hasil bumi yang akan dibawanya. Maka waktu satu jam menunggu kubunuh dengan membaca buku di teras belakang kantin dermaga, dengan pemandangan khas pelabuhan ; hilir mudik buruh angkat, laut yang sedikit berombak, angin sepoi-sepoi dan alunan daun kelapa sepanjang pesisir.


Bacaanku terhenti ketika seorang anak menangis. Ia terjatuh ketika berlarian di kantin dermaga. Segera ayahnya mengejar, dan sang bunda mencarikan minum untuk si bocah lincah. Hm... keluarga kecil yang punya aktivitas yang sama denganku, menunggu kapal antar pulau berangkat. 


Berbagai cara dilakukan si ayah agar balita itu berhenti menangis. Dan Ia berhasil. Maka beberapa menit kemudian si bocah mulai tertawa berceloteh ria tentang kepalanya yang sakit bekas terbentur ubin. 


Melihat pemandangan itu, aku menutup bukuku, menulis postingan ini, karena tiba-tiba aku teringat kamu. Kamu yang suka dengan anak kecil, yang menggendong mereka dengan mata berbinar, dan selalu berhasil masuk ke dunia mereka, dunia kanak-kanak yang polos.


Lelaki, mau ya jadi ayah anak-anakku kelak?




*pic from dudemeetsdad.com



Jumat, 22 Juli 2011

Kelak (3)






Kelak,
akan kuluruhkan segala lelah ini di bahumu!
Maka kumohon, lelaki,
usaplah semua peluh, simaklah segala keluh!






*pic from bigstockphoto

Senin, 30 Mei 2011

Tentang Dia

Tentang dia adalah sosok yang menyamankan
hadirnya memberi warna
ketidak-adaannya menyisa rindu
ia tak pernah kehabisan cara membuat dunia tersenyum.
Dia yang tertawa, bicara, hingga bekerja dengan mata yang berbinar
Ia yang begitu antusias membicarakan ide, rencana, mimpi bahkan pendapatnya akan segala
mampu membuat saya betah berlama-lama menyimaknya
Bersamanya, saya tak kenal kata bosan
Dia bisa menjawab segala tanya, memberi pertimbangan bijak, membantu memutuskan tanpa mendikte.
Ia tak pernah keberatan mendengarkan kembali cerita yang sama yang bahkan telah saya kisahkan belasan kali. 
Dia mampu menepis keinginan saya untuk menang sendiri, membendung ambisi saya yang kadang terlalu. Motivator yang tak nyinyir, pelit pujian tetapi selalu tulus dalam berkata, tak romantis tapi selalu ada...


Semesta, saya jatuh cinta padanya!
Doakan saya ya!  

Kamis, 07 April 2011

Rindu














Lelaki,
andai kau dengar riuh badai tanah ini
rinduku lebih gemuruh dari pada itu!




*pic from google

Jumat, 18 Maret 2011

Kepada Hujan (satu)

Hujan,
pada rintikmu ku titip cerita ;


Aku sedang jatuh cinta
Pada dia yang menyimpan ketenangan palung laut
di matanya...



Minggu, 13 Maret 2011

Merenungkanmu kini

Tak pernah cukup kata, Lelaki, 
tak pernah cukup kata yang kupunya, untuk gambarkan rasa. 

Detik ini, yang kupunya hanya doa, 
yang takkan kubiarkan mengendap seperti segala imaji, 
yang kubangun hari ke hari.